KELOMPOK 6: PEMANFAATAN APLIKASI FACEBOOK, TWITTER,WA UNTUK LAYANAN BK

KELOMPOK 6

PEMANFAATAN APLIKASI FACEBOOK, TWITTER, WA UNTUK LAYANAN KONSELING

OLEH
YULIA AGUSTIN
(160402054)

Dosen Pembimbing :
Reza Muttaqin.,S.sos.M.Pd



FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
JURUSAN BIMBINGAN KONSELING
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY BANDA ACEH



BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang Masalah
              Dalam era informasi, kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi telah memungkinkan terjadinya pertukaran informasi yang cepat tanpa terhambat oleh batas ruang dan waktu. Oleh karena itu, setiap negara berlomba untuk mengintegrasikan media, termasuk teknologi informasi dan komunikasi untuk semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegaranya untuk untuk membangun dan membudayakan masyarakat berbasis pengetahuan agar dapat bersaing dalam era global.
         Bimbingan dan Konseling sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu (siswa), dilaksanakan melalui berbagai macam layanan. Layanan tersebut saat ini, pada saat jaman semakin berkembang, tidak hanya dapat dilakukan dengan tatap muka secara langsung, tapi juga bisa dengan memanfaatkan media atau teknologi informasi yang ada. Tujuannya adalah tetap memberikan bimbingan dan konseling dengan cara-cara yang lebih menarik, interaktif, dan tidak terbatas tempat, tetapi juga tetap memperhatikan azas-azas dan kode etik dalam bimbingan dan konseling.
         Seperti kita ketahui bahwa saat ini bimbingan konseling belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi bimbingan konseing ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran guru bimbingan konseling akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan, maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya. Oleh karena itu peranan teknologi informasi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut. Aplikasi teknologi informasi dalam bimbingan konseling adalah memberikan informasi kepada klien tentang apa yang dibutuhkannya. Selain itu, sarana yang diberikan oleh teknologi informasi itu sendiri,  memungkinkan antar pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok lainnya dapat bertukar pikiran. Teknologi informasi pun dapat meningkatkan kinerja dan memungnkinkan berbagai kegiatan untuk dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja konselor itu sendiri.
        Semenjak jejaring sosial menjadi bagian dari gaya hidup baru, dan internet menjadi medium komunikasi efektif dan efisien bagi para mahasiswa dan dosen yang telah menjadi bagian dari digital native. Hubungan dalam bingkai akademis dan ke-BK-an yang sebelumnya terbangun secara tatap-muka, juga telah terbawa hingga ke dunia maya. Facebook, instant messanger (IM), email menjadi media yang cukup bisa diandalkan bagi mahasiswa untuk melakukan konsultasi psikologis dengan dosen yang juga konselor-nya. Sayangnya, hal tersebut tidak dilakukan dalam suatu media dan sistem yang dibangun secara sengaja. Sehingga kegiatan tersebut, seolah-olah hanya kegiatan “curhat” rutin sehari-hari mahasiswa secara virtual, tanpa bingkai aspek etika yang mencerminkan profesionalitas konselor maupun aspek akademis yang membangun budaya ilmiah akademis yang baik.
         Salah satu alternatif pemecahan masalah tersebut adalah dengan mengembangakan suatu media yang dapat mewadahi layanan konseling secara profesional melalui internet yang sesuai dengan kaidah etika profesionalitas kerja konselor. Media layanan konseling melalui internet merupakan suatu media yang secara khusus di desain untuk memenuhi kebutuhan layanan konsultasi psikologis bagi mahasiswa secara online. Media ini juga memberikan kemudahan bagi konselor dalam pengarsipan data dan menyimpan seluruh rekaman konseling. Data-data tersebut dapat mendorong dilakukannya berbagai penelitian ilmiah dalam bidang konseling dalam koridor yang pantas secara etika, sehingga melalui media ini juga konselor dituntut untuk bekerja dalam bingkai profesionalitas pada kerangka etika layanan konseling melalui internet.

B.   Rumusan Masalah
          Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka perumusan masalah yang akan dikaji lebih lanjut dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1.  Bagaimanakah pemanfaatan media internet secara umum dalam kehidupan sehari-hari?
2.  Bagaimanakah pemanfaatan Facebook sebagai media layanan bimbingan dan konseling?
3.  Bagaimanakah pemanfaatan Whatsapp sebagai media layanan bimbingan dan konseling?
4.  Bagaimanakah pemanfaatan positif media sosial sebagai media layanan bimbingan dan konseling?


C.   Tujuan
  1. Untuk menjelaskan pemanfaatan media internet secara umum dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Untuk mengetahui dan memberikan penjelasan secara umum mengenai pemanfaatan aplikasifacebook sebagai media layanan bimbingan dan konseling.
  3. Untuk mengetahui dan memberikan penjelasan secara umum mengenai pemanfaatan aplikasi twitter sebagai media layanan bimbingan dan konseling.
  4. Untuk mengetahui dan memberikan penjelasan secara umum mengenai pemanfaatan aplikasiwhatsappsebagai media layanan bimbingan dan konseling.
  5. Untuk mengetahui macam-macam media sosial/jejaring sosial yang ada pada internet, dan bagaimana pemanfaatannya sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling.




BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pemanfaatan Internet Secara Umum
              Internet sendiri berasal dari kata International Networking, yang maksudnya adalah dua komputer atau lebih yang saling berhubungan kemudian membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional), yang saling berinteraksi dan juga saling bertukar informasi. Sedangkan pengertian internet menurut segi ilmu pengetahuan, internet adalah sebuah perpustakaan besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau datayang dapat berupa teks, grafik, audio maupun animasi dan lain lain dalam bentuk media elektronik. Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan beribu-ribu bahkan berjuta-juta komputer lokal  (local/wide area network) dan komputer pribadi (stand alone), yang memungkinkan setiap komputer terhubung kepadanya bisa melakukan komunikasi satu sama lain.
              Penggunaan internet pada saat ini sudah tidak menjadi barang asing lagi. Kemudahan akses dan peralatan yang digunakannya pun semakin terjangkau. Selain warnet, modem yang kian murah, tempat-tempatwifi area pun semakin menjamur dimana-mana, terlebih lagi fasilitas smart phone dan gadget yang canggih sudah banyak digunakan orang untuk dipergunakan untuk berselancar di dunia maya. Berbagai aspek dari dampak penggunaan, internet telah memberikan berbagai layanan dan kemudahan yang dapat diaplikasikan dalam kepentingan hidup manusia.                     
          Fasilitas aplikasi internet cukup banyak sehingga mampu memberi dukungan bagi kepentingan militer, akademisi, media massa, bisnis dan atau bahkan semua aspek dalam kehidupan manusia.  Fasilitas internet tersebut seperti Telnet, Gopher, WAIS, E-mail, Mailing List (milis), Newsgroups, File Trasfer Propocol (FTP), Internet Relay Chat (Chatting), World Wide Web (www), Weblog, Tweeter, Facebook dan lain- lain.

B. Pemanfaatan aplikasi Facebook untuk layanan konseling
       Pengertian facebook menurut wikipedia berbahasa indonesia adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004. Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, yang memungkinkan para pengguna dapat menambahkan profil dengan foto, kontak, ataupun informasi personil lainnya dan dapat bergabung dalam komunitas untuk melakukan koneksi dan berinteraksi dengan pengguna lainnya. pengguna dapat bergabung dengan grup pengguna yang memiliki tujuan tertentu, diurutkan berdasarkan tempat kerja, sekolah, perguruan tinggi, atau karakteristik lainnya.
      Facebook sebagai salah satu sarana yang ada di internet mempunyai berbagai macam aplikasi yang dapat kita jadikan sebagai media pembelajaran dalam pembelajaran Bimbingan Konseling. Di bawah ini fitur-fitur facebook yang dapat dipergunakan dalam pembelajaran BK, seperti :
1. Facebook Share
     Facebook Share atau tautan, merupakan fitur dasar di facebook. Fitur ini pastinya juga bisa digunakan sebagai sarana untuk membantu pembelajaran. Siapapun bisa men-share apapun (tulisan singkat, link, gambar, video dsb) ke semua teman-temannya. Dengan fitur ini guru dapat mencari situs-situs atau gambar-gambar yang berhubungan dengan pembelajaran Bimbingan dan Konseling, kemudian di share di facebook untuk seterusnya bisa diakses oleh siswa, sehingga siswa mempunyai panduan dalam mencari materi BK di internet, dengan share ini guru juga bisa menugaskan siswa untuk memberikan analisis, kritik atau komentar terhadap kejadian sosial yang berada di dalam share atau tautan tersebut.
2. Facebook Quiz
       Saat ini sudah banyak quiz-quiz yang beredar di facebook. Rata-rata hanya quiz yang dibuat untuk sekedar iseng. Fitur ini sejatinya bisa dipakai untuk melakukan quiz online. Guru bisa membuat quiz dengan mudah kemudian menyuruh seluruh muridnya untuk mengerjakan quiz tersebut. Guru bisa mengganti tugas yang berupa pertanyaan dengan membuat quiz ini, di dalam quiz ini guru juga bisa menetapkan skor yang diperoleh siswa berdasarkan jawaban yang mereka berikan.
3. Facebook Note
       Dengan sarana ini sang guru bisa memancing murid-muridnya saling berdiskusi mengenai topik tertentu. Sang guru cukup membuat note di-wall kemudian men-tag ke seluruh muridnya untuk memancing diskusi. Di bawah ini contoh tampilan note yang bisa dijadikan ajang diskuusi oleh siswa : “Bagaimana pemanahan siswa tentang sex bebas?”
4. Facebook Apps
        Dengan fitur ini hampir segalanya bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan membuat sebuah game edutainment pada platform facebook Apps ini. Salah satu contoh Facebook Apps game edutainment yang cukup terkenal dan banyak dimainkan adalah braind gain. Sebuah aplikasi game untuk melatih konsentrasi siswa.
5. Up Date Status
       Melalui Up Date Status, guru bisa mengingatkan siswa tentang materi yang akan dipelajari dalam pertemuan selanjutnya, memberi stimulus atau memberi jalan sebagai ajang diskusi melalui “komentar”, sehingga siswa terpancing untuk berdiskusi.
6. Up Load Photo
     Dengan fitur ini guru maupun siswa biasa meng-up load foto atau gambar yang berhubungan dengan materi Bimbingan dan Konseling, kemudian foto tersebut bisa di share dan dijadikan tema diskusi dengan sarana “komentar”.
7. Chatting
       Dengan adanya layanan chating di facebook, guru dan siswa bisa memanfaatkannya untuk ajang tanya jawab ataupun diskusi siswa dalam mengerjakan suatu tugas dari guru walaupun siswa tersebut berada di tempat yang berbeda.

Kelebihan facebook dalam BK
         Dengan media pembelajaran facebook siswa dilatih belajar mandiri dan tanggung jawab belajar, aktif, serta bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan, kolaboratif, mengembangkan strategi belajar, juga melatih siswa dalam penguasaan TIK, melatih penggunaan bahasa asing, pembelajaran yang meaningfull dan engaged learning. 

Kelemahan facebook dalam BK
       Kelemahan yang mungkin timbul dalam sistem e-learning ini, yaitu tingginya kemungkinan gangguan belajar; sebab sistem tersebut mengkondisikan siswa untuk belajar mandiri, sehingga faktor motivasi belajar menjadi lebih signifikan terhadap keberhasilan belajar siswa. Untuk itu diperlukan adanya semacam penasehat (counsellor) yang memantau dan memotivasi belajar siswa agar prestasi belajarnya tidak menurun, dengan cara mengerjakan tugas-tugas belajar sebaik-baiknya dan secara tepat waktu. Di samping itu juga agar siswa tidak mengakses hal-hal yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan pelajaran atau hal-hal yang bersifat negatif (misalnya membuka situs-situs porno).

C.  Pemanfaatan aplikasi Twitter untuk layanan konseling
        Sebelum membahas tentang Etika ber-Twitter, ada baiknya kita kenal dulu karakteristik dari sosial media  yang satu ini (twitter). Pertama, twitter hanya mengijinkan 140 karakter (termasuk spasi) sekali ngetweet (update status), karena itu twitter  juga disebut microblogging. Kedua, di twitter kita bisa memfollow seseorang tanpa orang tersebut harus mem-followback kita. Ketiga, tidak ada fitur sharing foto atau video, apalagi game. Ini penting diketahui, karena tidak semua orang cocok dengan sebuah jeni ssosial media, contohnya twitter .
Pada umumnya semua jenis sosial media memiliki etika yang sama. Tapi karena setiap media sosial punya karakter-karakter khusus masing-masing, maka etika-nya pun ada yang khusus, pula. Poin penting yang menyangkut etika dalam ber-twitter, antara lain:
  1. Jangat ngetweet kalau lagi marah! Orang yang lagi ngetweet saat marah, kemungkinan besar akan meluapkan amarahnya tersebut melalui tweet di twitter.
  2. Jangan berdebat di twitter, karena twitter bukan media yang ideal untuk berdebat. Debat akan lebih cocok dilakukan di facebook dan media diskusi online lainnya (situs forum online).
  3. Perhatikan tanda baca! Saat ini banyak orang yang sudah tidak menggunakan tanda-tanda baca dalam menulis status atau tweet, sehingga tak jarang orang yang salah dalam memahami hasil sebuah tweet. Usahakan baca TM (timeline) secara utuh, sebelum mengomentari tweet orang tersebut, supaya tahu konteksnya. Jadi tidak asal reply atau retweet (RT).
  4.  Kenali followers Anda, agar anda bisa menentukan gaya bahasa yang tepat Anda gunakan. Ini penting, karena bisa saja follower Anda datang beragam kalangan, pendidikan dan usia.Untuk membentuk sebuah image (personal branding), ngetweet lah seputar hal-hal yang dikuasai. Contohnya tentang musik, marketing, olah raga, dan lain sebagainya.
  5. Dan yang terakhir adalah “be your self” atau bahasa indonesianya “jadi diri sendiri”.


D. Pemanfaatan aplikasi Whatsapp untuk layanan konseling
  Whatsapp adalah aplikasi pesan berbasis pesan untuk smartphone dengan basic mirip BlackBerry Messenger.Whatsapp messenger merupakan aplikasi pesan lintas platformyang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya sms,karena Whatsapp Messenger merupakanpaket data internet yang sama untuk email,browsing web dan lain-lain.Meskipun merupakanaplikasi pesan instan, ada yang unik dariWhatsApp. Sistem pengenalan kontak, verifikasi dan pengiriman pesan tetap dilakukan melalui nomor ponsel yang sudah terlebih dahulu didaftarkan.

1.      SejarahdanPerkembanganWhasapp
            Perkembangan media sosial dalam dunia dakwah didukung dengan terusmeningkatnya jumlah pengguna aktif media sosial diseluruh dunia dan juga Indonesia,termasuk media sosial Whatsapp Messenger. Perkembangan media sosial whatsapp dan besarnya jumlah pengguna whatsapp tersebut mulai memasuki ranah dakwah Islam  melalui penyampaian  pesan keagamaan.
Kita dapat menemui banyak   website  yang memberikan layanan-layanan tersebut.Dari sekian banyak nama dan situs jaringan sosial itu, whatsapp merupakan salah satu website yang berhasil menarik minat pengguna internet diseluruh belahan dunia. Lewat bermacam-macam fitur, fasilitas serta layanan yang tersedia kita dapat dengan mudah berkomunikasi serta memperoleh teman-teman baru tanpa batasan ruang dan waktu.
  Dikutip  dari WikiPedia,Whatsapp  didirikan  pada 24 Februari 2009,  berartisekarang Whatsapp sudah menginjak usia kedelapan. Whatsapp didirikan oleh Brian Acton dan Jan Koumyang pernah bekerja sebagai pegawai Yahoo.Bermodalkan tabungan  sebesar  $400.000  yang   diperoleh  selama  bekerja  di  sana  Koum mengunjungitemannya Alex Fishman untuk berdiskusi mengenai App Store yang kalai tu baru berusia7 bulan, Koum merasa toko ini menyimpan potensi. Fishman kemudian membantu Koum mencarikan pengembang aplikasi iPhone bernama Igor Solomennikov yang berasal dari Rusia.
      Tapi meskipun Whatsapp Inc telah berdiri, aplikasi whatsapp sendiri masih jauh dari beres. Dalam beberapa percobaan, whatsapp mengalami crash dan gagal berjalan sepertiyang diharapkan. Putus asa, Koum berniat menutup perusahaan-nya dan mencari pekerjaanlain. Namun Brian Acton mendorongnya untuk tetap bertahan beberapa bulan lagi. Padaakhirnya setelah melewati fase beta yang cukup panjang pada bulan November 2009, whatsapp resmi memulai kiprahnya di AppStore. Sebelumnya, Koum telah membujukActon dan lima mantan pegawai Yahoo! lainnya untuk berinvestasi. Setelah mengunjungi App Store, pada bulan Januari 2010 Whatsapp mengembara ke BlackBerry  Store dan disusul Android pada bulan Agustus. Jadilah kemudian mereka menciptakan perusahaan start up teknologi bernama WhatsApp Inc yang berlokasi di Santa Clara, California.
 Meskipun statusnya telah diubah dari gratis keberbayar, popularitas whatsapp tetap  melesat cepat dihampir semua platform. Per Februari 2013 pengguna aktif whatsapp meledak diangka 200 juta. Angka ini membengkak dua kali lipat pada bulan Desember dannaik lagi menjadi 500 juta pada bulan April 2014. Dan per September 2015, pengguna aktif Whatsapp tercatat sebanyak 900 juta.

2. Fungsi dan Manfaat Whatsapp
a. Fungsi Whatsapp
     Whatsapp merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesantanpabiaya SMS, karenaWhatsapp Messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web dan lain-lain. Dengan menggu- nakan whatsapp, kita dapatmelakukan obrolan online, berbagifile ,bertukar foto dan lain-lain.
Kelebihan dan fungsi whatsapp sebagai berikut:
  • Whatsapp memiliki fitur yang bisa dibilang komplit, karena dengan Whatsappselain kita bisa berkirim teks, kita juga bisa berkirim Gambar,Video, Suara, dan kerennya lagu, kita bisa berkirim Lokasi GPS viahardware GPS atau Gmaps.
  • Aplikasi  whatsapp   terintegrasi  kedalam  sistem,   layaknya  sms,   kita  dapatmenerima pesan tanpa perlu membuka applikasi terlebih dahulu.
  1. Aplikasi whatsapp memiliki status pesan  yang  berupa tanda, tanda tersebut adalah: Jam merah untuk Proses loading di HP kita
  2. Tanda centang jika pesan terkirim ke jaringan
  3. Tanda centang double jika pesan sudah terkirim keteman chat.
  4. ilang merah jika pesan gagal
  • Aplikasi whatsapp memiliki fasilitas Broad cast dan Group Chat.
  • Aplikasi whatsapp tidak memerlukan login dan loading contact/avatar, sehingga dapat menghemat penggunaan Band width.
  • Aplikasi whatsapp dapat dimatikan dan hanya aktif jika ada pesan masuk, sehingga bisa menghemat baterai.

b.  Manfaat Whatsapp
      Sudah menjadi sifat dasar manusia senang bersosialisasi dan berkumpul. Seiringdengan perkembangan teknologi, berkumpul tidak lagi selalu harus bertemu secara fisik. Orang bisa memanfaatkan teknologi agar tetap dapat berkomunikasi secara bersama-sama dalam waktu yang bersamaan tanpa harus bertemu.  Perkembangan teknologi biasanya juga diikuti dengan perubahan kebiasaan.

Ada beberapa hal positif yang bisa kita manfaatkan dengan bergabung di grupwhatsapp:
  1. Personal branding. Melalui grup whatsapp kita bisa membangun personal branding.Branding ini bisa di bangun melalui pesan yang kita kirim ke grup atau cara kitamerespon topik yang sedang di bahas di grup.
  2. Personal marketing. Kita bisa memanfaatkan grup whatsapp untuk memasarkan produk yang kita miliki agar anggota grup lainnya dapat tertarik dan membeli produk tersebut.
  3.  Entertaining. Grup whatsapp bisa kita gunakan sebagai hiburan pelepas lelah, pengusir suntuk dan penghalau galau.
  4. Monitoring. Banyak juga orang yang bergabung di grup whatsapp tapi tidak aktif, namun dia sangat rajin mengecek grup. Biasanya monitoring hanya mengecek grup tanpa merespon pesan yang di sampaikan.
  5. Networking. Ini menurut saya paling penting. Bergabung dengan grup whatsapp untuk membangun networking alias jaringan.

3.  Macam-macamIsi PesanWhatsapp
  1)  Pesan Informasi
      Pesan informasi merupakan hal yang paling penting pada saat proses pertukaran pesan, untuk mengetahui berita-berita terkini/ terup date.Seseorang dapat berbagiinformasi dengan teman nya yang memiliki aplikasi whatsapp juga. Baikin formasiyang bersifat pribadi maupunin formasi yang bersifat umum.
2)  Pesan Pendidikan
          Pesan  pendidikan  merupakan  proses pertukaran  pesan  seperti  tugas sekolah ataupun tugas kuliah. Seseorang  dapat  mengirimkan data file kepada temannyamelalui fitur yang berada di whatsapp.
3)  Pesan Hiburan
  Pesan hiburan ini merupakan isi pesan yang sifat nya menghibur, biasanyaseseorang yang sedang sedih menggunakan whatsapp untuk bercerita dengantemannya. 



BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
              
Dari pembahasan makalah di atas, maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Fasilitas aplikasi internet cukup banyak sehingga mampu memberi dukungan bagi kepentingan militer, akademisi, media massa, bisnis dan atau bahkan semua aspek dalam kehidupan manusia. Fasilitas internet tersebut seperti Telnet, Gopher, WAIS, E-mail, Mailing List (milis), Newsgroups, File Trasfer Propocol (FTP), Internet Relay Chat (Chatting), World Wide Web (www), Weblog, Tweeter, Facebook dan lain- lain.
  2. Penerapan website memiliki beberapa fungsi dan peranan umum dalam Bimbingan konseling, yaitu publikasi, pelayanan dan bantuan, serta pendidikan.  
  3. Penggunakan media sosial sebagai media Bimbingan dan Konseling  sangat membantu guru dalam penyampaian layanan kepada siswa sehingga tidak terbatasi oleh ruang dan waktu. Siswa menjadi lebih tertarik dan aktif dalam mengikuti layanan BK karena dengan media sosial tidak lagi mengacu pada guru sebagai pusat mediator, akan tetapi siswa sebagai pusat dan merekonstruksi pengetahuannya sendiri dengan belajar mandiri lewat internet, disini guru hanya sebagai fasilitator dan evaluator.




DAFTAR PUSTAKA

Ifdil, (2012). “Penyelenggaraan Konseling Online”.Makalah pada Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling.
Penggunaan Internet bagi Konselor. [online]. Tersedia: http://ulankeyla.blogspot.com, [8 Mei 2014 pukul 13.24 WIB]
Simarmata. (2006). Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
William, dan Sawyer. 2003. pengertian- teknologi- informasi. [online]. Tersedia: hhtp://id.shvo ong.com [8 Mei 2014 pukul 13.56 WIB]
Laksamana, Nge-BlogDenganFacebook,Yogyakarta:BaduoseMedia,2009

Komentar