KELOMPOK 3 : MANFAAT SEBAGAI SARANA KERJA BIMBINGAN DAN KONSELING
KELOMPOK 3
MANFAAT KOMPUTER SEBAGAI SARANA KERJA BIMBINGAN DAN KONSELING
Disusun oleh:
YULIA AGUSTIN
(160402054)
Dosen Pembimbing :
Reza Muttaqin S.Sos. I., M.Pd.
BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY
BANDA ACEH
2017/2018
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, Segala Puji bagi Allah SWT, yang telah
melimpahkan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Penulisan makalah ini juga mendapat bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena
itu, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Reza Muttaqin selaku
dosen pengampuh mata kuliah “E. Konseling”, dan tidak lepas pula kepada
teman-teman semua yang telah memberikan dorongan dalam menyelesaikan makalah
ini.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah masih belum sempurna.
Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran untuk dijadikan motivasi
dalam pembuatan makalah selanjutnya agar lebih sempurna.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR..................................................................................................
DAFTAR ISI................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah...................................................................................
B. Rumusan
Masalah............................................................................................
C. Tujuan
Penulisan..............................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A. Kajian Teori Teknologi
Informasi.....................................................................
B. Bimbingan dan
Konseling.................................................................................
C. Teknologi Informasi dalam Bimbingan
dan Konseling....................................
D. Manfaat Komputer Sebagai Sarana Bimbingan
dan Konseling........................
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................................................
B. Saran..................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Teknologi informasi di dalam kehidupan sehari hari sangat berperan
penting dalam kehidupan manusia, terbukti dengan teknologi informasi yang
menyentuh segala bidang kehidupan seperti bidang politik, sosial dan budaya,
pendidikan, ekonomi, dan bisnis yang sudah mencoba untuk menerapkan teknologi
informasi. Dalam era globalisasi peranan dari teknologi dan informasi sangat
vital. Munir (2009:1-2) Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dalam
kontribusi TIK adalah teknologi internet. Internet sebagai media informasi
telah memberikan peluang bagi setiap orang untuk menyampaikan data dan fakta
secara terbuka dan bertanggung jawab. Pendidikan sebagai salah satu
bidang yang memanfaatkan Teknologi informasi harus bisa meningkatkan
berbagai sumber dan bahan yang dibutuhkan oleh peserta didiknya sehingga
tercipta pendidikan yang lebih unggul dan maju.
Bimbingan dan konseling sebagai salah satu komponen dalam
pendidikan juga memanfaatkan teknologi informasi. Bimbingan dan konseling
sebagai sebagai salah satu bidang yang memanfaatkan teknologi informasi perlu
memperhatikan perkembangan teknologi informasi untuk bisa diterima oleh
masyarakat. Penguasaan teknologi informasi bagi seorang konselor merupakan
keharusan yang memang harus dimiliki dan tidak bisa ditawar lagi, hal tersebut
didasari oleh perkembangan teknologi informasi yang semakin maju dan berkembang
pesat
B.Rumusan
Permasalahan
1. Bagaimana
kajian teori teknologi informasi?
2. Bagaimana
teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling?
3. Apa
saja manfaat komputer sebagai sarana bimbingan dan konseling?
C. Tujuan
Penulisan
1. Mengetahui
kajian teori teknologi informasi.
2. Mengetahui
teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling.
3. Mengetahui
manfaat komputer sebagai sarana bimbingan dan konseling.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Kajian
Teori Teknologi Informasi
B. Bimbingan Dan Konseling
Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan oleh seseorang
(guru/konselor/tutor) agar yang diberikan bimbingan menjadi lebih terarah dan
dapat mengambil keputusan dengan tepat bagi dirinya dan lingkungan untuk hari
ini, masa depan yang akan datang (Sutirna 2013: 12-13). Bantuan yang dimaksud
lebih bersifat ”psikis” (kejiwaan), bukan ”pertolongan” finansial, medis dan
sebagainya. Dengan adanya bantuan ini maka harapannya seseorang dapat
berkembang dan mengambil keputusan yang tepat untuk saat ini dan selanjutnya.
Makna bimbingan selalu terkait dengan konseling, konseling
merupakan suatu bentuk hubungan yang bersifat membantu . makna bantuan di sini
yaitu sebagai upaya untuk membantu orang lain agar ia mampu tumbuh ke arah yang
dipilihnya sendiri, mampu memecahkan masalah yang dihadapinya dan mampu
menghadapi krisis-krisis yang dialami kehidupannya (Yusuf, Syamsu. L.N &
Nurihsan, Juntika.A. 2012: 9).
Konseling lebih diorientasikan untuk memecahkan masalah yang
dihadapi oleh seseorang sehingga seseorang tersebut bisa menyelesaikan
masalahnya dan tercapai kehidupan efektif sehari-hari. Berdasarkan pada
pemahaman tersebut jelas tergambar bahwa bimbingan dan konseling memiliki
tujuan dinatarnya yaitu sebagai berikut:
- Mengembangkan potensi dan kekuatan yang dimilikinya seoptimal mungkin.
- Mampu memilih, memutuskan, dan merencanakan hidupnya secara bijaksana dalam bidang pribadi, sosial, belajar maupun karir.
- Mampu mengatasi hambatan serta kesulitan yang dihadapi dalam menyesuaikan dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat, maupun lingkungan kerja.
- Memahami dan mengarahkan diri untuk bersikap serta bertindak sesuai keadaan lingkungannya.
- Tercapai kehidupan yang efektif sehari-hari dan tercipta kesehatan mental yang positif dalam menentukan segala sesuatu secara bijaksana.
C. Teknologi Informasi Dalam Bimbingan Dan
Konseling
Bimbingan dan konseling (BK) di Indonesia merupakan layanan yang
sedang berkembang dalam dunia pendidikan. Salah satu hal yang ikut berperan
dalam mengembangkan bimbingan dan konseling di Indonesia adalah perkembangan
teknologi informasi
(TI).
Kemajuan TI memberikan kemudahan dalam berbagai hal, misalnya dapat
mempermudah proses komunikasi, serta menghemat biaya jika ingin melakukan
hubungan dengan orang lain yang jaraknya jauh. Karakteristik utama dari TI itu
sendiri mencakup software dan hardware yang digunakan untuk memperoleh,
menyebarkan, memproses ataupun menyimpan berbagai informasi yang bermanfaat dan
dibutuhkan. Sesuai dengan karakteristik TI, maka peranan TI dalam bimbingan dan
konseling sangatlah banyak, diantaranya mempermudah dalam merencanakan dan
merancang pelayanan bimbingan dan konseling, memproses data terkait pelayanan
bimbingan dan konseling, menciptakan aplikasi dalam membantu pelayanan
bimbingan dan konseling, mengolah data pelayanan bimbingan dan konseling, dan
masih banyak hal yang bermanfaat bagi terlaksananya bimbingan dan konseling
yang efektif.
Dahulu bimbingan konseling masih diartikan sebagai hubungan face
to face yaitu ketika konselor bertemu langsung dengan konseli, saat ini
dengan kemudahan dan perkembangan TI konseli dari tempat yang sangat jauh dapat
berhubungan secara langsung dengan berbagai media TI yang memungkinkan, semisal
telepon, video call, pesan singkat ataupun email, tampilan video, power
point, video, dll. Kondisi tersebut tentunya merubah konsep awal yaitu konsep
bimbingan dan konseling yang face to faceharus menyesuaikan dengan
perkembangan TI yaitu konseling dapat dilakukan dengan berbagai media TI yang
sedang berkembang. Bimbingan dan konseling yang demikian maka tidak lagi
terikat dengan konsep lama dan lebih pada suatu inovasi pelayanan BK.
Perkembangan TI yang semakin canggih ini secara langsung dapat mendukung proses
pemberian layanan BK yang lebih kreatif, menarik dan inovatif. Layanan BK yang
sifatnya inovatif sudah tentunya dapat membangkitkan dan meningkatkan nilai
tambah bagi pelayanan BK tujuan layanan dapat tercapai dengan baik.
Dengan demikian, keberadaan TI sangat dibutuhkan dalam mendukung
pelayanan bimbingan dan konseling. Kondisi tersebut juga diperkuat dalam konsep
BK komprehensif dimana kedudukan teknologi informasi dalam bimbingan dan
konseling masuk ke dalam berbagai layanan dalam bimbingan dan konseling. Ini
berarti bahwa teknologi informasi menjadi salah satu sarana bagi terlaksananya
layanan bimbingan dan konseling.
D. Manfaat Komputer Sebagai Sarana Bimbingan
dan Konseling
Berdasarkan pada potensi penggunaan teknologi komputer dan
internet, Triyanto (2006) menguraikan manfaat aplikasi teknologi komputer dan
internet untuk bimbingan konseling yaitu 27 manfaat berbasis internet dan 12
manfaat berbasis non internet. Adapun ke-27 manfaat komputer berbasis internet
seperti terlihat pada tabel 1.
Tabel 1. Manfaat Komputer berbasis Internet untuk Bimbingan dan
Konseling
No.
|
Manfaat
|
Perangkat Komputer berbasis Internet yang digunakan
|
1.
|
Bantuan Diri Sendiri
|
Sofware
|
2.
|
Client / Therapist
|
Email / Surat Elektronik
|
3.
|
Collegial Professional
|
Email / Surat Elektronik
|
4.
|
Diseminasi Informasi
|
Website / Homepages
|
5.
|
Reinforcement
|
Chat Rooms
|
6.
|
Kegiatan Asosiasi Profesional
|
News groups
|
7.
|
Konsultasi
|
Komputer konfrensi video Newsgroups
|
8.
|
Marketing / Periklanan
|
Email
Websites
|
9.
|
Masukan
|
Email
|
10.
|
Membantu diri sendiri
|
Chat Rooms
|
11.
|
Monitoring inter-sessions
|
Email
|
12.
|
Pekerjaan Rumah
|
Email
Komputer Konfrensi Video Software
|
13.
|
Pelatihan Ketrampilan
|
Software
|
14.
|
Pelatihan Kompetensi
|
Simulasi terkomputerisasi
|
15.
|
Penelitian
|
Email
Pangkalan data / FTP Sites
|
16.
|
Penilaian dan Analisis
|
Pangkalan Data / FTP Sites
|
17.
|
Publikasi
|
Website / Homepage
|
18.
|
Referal / Alih Tangan Kasus
|
Newsgroups
Email
Komputer konfrensi video
|
19.
|
Screening
|
Email
|
20.
|
Sumber daya informasi
|
Newsgroups
Pangkalan data / FTP Sites
|
21.
|
Sumber
informasi
Perpustakaan
|
Newsgroups
Pangkalan Data / FTP Sites
|
22.
|
Supervisi
|
Simulasi Terkomputerisasi
|
23.
|
Surat menyurat
untuk penjadwalan / janji
|
Email
|
24.
|
Terapi Kelompok
|
Chat Rooms
|
25.
|
Terapi
|
Email
Komputer konfrensi video
|
26.
|
Tindak lanjut post-therapeutic
|
Email
|
27.
|
Transfer rekaman klien
|
Email
Pangkalan data / FTP Sites
|
Sedangkan ke-12 manfaat komputer berbasis non internet untuk
bimbingan dan konseling dapat dilihat pada tabel 2.
Tabel 2. Manfaat Komputer berbasis Non Internet untuk Bimbingan dan Konseling
No.
|
Manfaat
|
Perangkat Komputer berbasis Internet yang digunakan
|
1.
|
Catatan Kasus
|
Software
|
2.
|
Data Organisasi
|
Spreadsheets
|
3.
|
Informasi bantuan diri
|
Software
|
4.
|
Informasi klien
|
Spreedsheets
|
5.
|
Manajemen kantor
|
Software
|
6.
|
Marketing
|
Pemrosesan kata Software
|
7.
|
Pelatihan ketrampilan untuk profesional dan klien
|
Software
|
8.
|
Penelitian
|
Spreetsheet
|
9.
|
Publikasi
|
Pemrosesan Kata
|
10.
|
Sumber referensi
|
Software
|
11.
|
Surat menyurat
|
Pemrosesan kata
|
12.
|
Tata kearsipan
|
Pemrosesan kata spreadsheets
|
Disamping memberikan pelatihan-pelatihan yang bersifat pengenalan,
pemahaman, dan pemberian ketrampilan tidak kalah penting adalah dukungan dari
kepala sekolah untuk menyediakan seperangkat komputer dan internet bagi
konselor untuk menunjang layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Teknologi informasi sekarang menjadi salah satu bagian yang tidak
dapat terlepas dalam kehidupan sehari hari manusia, terbukti dengan teknologi
informasi yang menyentuh segala bidang kehidupan baik pribadi, masyarakat,
pendidikan, pekerjaan. Teknologi informasi (TI) dalam bimbingan dan konseling
memiliki kontribusi yang sangat besar bagi terlaksananya layanan bimbingan dan
konseling. Peranan TI dalam bimbingan dan konseling diantaranya mempermudah
dalam merancang, memproses, mengolah data terkait pelayanan bimbingan dan
konseling. Penguasaan dan penggunaan teknologi dan informasi dalam bimbingan
dan konseling merupakan suatu keharusan bagi seorang konselor untuk terciptanya
suatu pelayanan bimbingan dan konseling yang efektif dan sesuai dengan
kebutuhan. Dengan kata lain teknologi informasi merupakan bagian penting dalam
bimbingan dan konseling, teknologi informasi, hal tersebut dibuktikan dalam BK
komprehensif yang menjelaskan bahwa kedudukan teknologi informasi menunjang ke
dalam seluruh layanan bimbingan dan konseling
DAFTAR PUSTAKA
Setiawan, M.Andi. Februari 2016, Peranan Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling, Vol. 1 No. 1. ISSN 2502-1923.
Munir. 2009. Kontribusi teknologi informasi dan komunikasi
(TIK) dalam pendidikan di era globalisasi pendidikan Indonesia. Jurnal
pendidikan teknologi informasi dan komunikasi Vol. 2 no. 2 / Desember 2009.
ISSN 19799462.
Pendit, Putu Laxman. (1994). Makna dan peran informasi dari
masa ke masa. Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Ilmu Informasi. Vol. 1(2) April
1994. p. 35-39.
Sutirna, 2013. Bimbingan dan konseling pendidikan formal, non
formal dan informal. Yogyakarta. CV. ANDI OFFSET.
Syahrul, Aini&Saleh.
2004. Teknologi
informasi dan pendidikan. In Focus Digital Journal Al-Manär Edisi I/2004.
Yusuf, Syamsu. L.N & Nurihsan, Juntika.A.
2012. Landasan bimbingan dan
konseling. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.
Triyanto, Agus. Januari 2010, Implikasi Perkembangan Teknologi
Komputer dan Internet bagi Konselor Sekolah, No. 09, ISSN 1907-297X

Komentar
Posting Komentar