KELOMPOK 1 ; Urgensi Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling

Assalamualaikum.......!

Hai Readers.......
            Kali ini admin membuat artikel tentang "Urgensi Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling", teman-teman pasti belum tahu pasti kan bagaimana sejarah perkembangan psikologi agama dan metode penelitian yang ada di dalamnya?  Nah,,,Admin Udah siapin ni pembahasan yang sama,supaya kita semua dapat menambah ilmu pengetahuan kita lebih dalam tentang Psikologi Agama ini....
Selamat Membaca ya.....


 oleh :
YULIA AGUSTIN
(160402054)

DOSEN PEMBIMBING: 
REZA MUTTAQIN S.SOS.I,M.Pd

BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UIN AR-RANIRY
TAHUN AJARAN 2017/2018



KATA PENGANTAR

          Judul makalah ini adalah “Urgensi e-konseling”. Dibuat dengan  tujuan sebagai bahan  kajian  perkuliahan  E-Konseling Fakultas Dakwah dan Komunikasi Uin Ar-raniry Banda Aceh.
          Kesempurnaan tentunya masih jauh bila dilihat dari isi makalah ini, sebab sangat sederhana bila dikategorikan sebagai suatu karya tulis yang berkehendak meneliti suatu kebenaran. Namun penulis mengharapkan pembaca dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari kehadiran  karya ini. Sebagai sebuah  karya yang mengkaji persoalan  dengan demikian diperlukan  referensi-referensi lain dalam  bidang yang dibahas di dalam  karya tulis ini.
          Makalah berhasil diselesaikan berkat kerjasama kelompok  serta adanya bimbingan dan arahan dari dosen  pembimbing mata kuliah yaitu  bapak Reza Muttaqin terima kasih penulis ucapkan  kepada dosen pembimbing sekaligus pengasuh yang telah menyarankan penulis dalam pembuatan makalah ini.
           Untuk kesempurnaan di masa yang akan datang sebagaimana yang diharapkan maka dengan  tangan dan pemikiran terbuka penulis menerima segala masukan saran positif demi meningkatkan mutu karya berikutnya.



Banda Aceh, 10 Oktober  2017
                                                                


KATA PENGANTAR ..............................................................................................
DAFTAR ISI.............................................................................................................

BAB I  PENDAHULUAN.........................................................................................
  A.    LATAR BELAKANG......................................................................................
  B.     RUMUSAN MASALAH................................................................................
  C.     TUJUAN PENULISAN..................................................................................

BAB II  PEMBAHASAN..........................................................................................
  A.    PENGERTIAN E-KONSELING....................................................................
  B.     URGENSI PEMANFAATAN E-KONSELING............................................

BAB III PENUTUP...................................................................................................
  A.    SIMPULAN......................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA




BAB I
 PENDAHULUAN 

A.    LATAR BELAKANG
              Dengan semakin canggihnya jaman sekarang ini,maka semakin canggih pula teknologi-teknologi yang berkembang.Teknologi banyak digunakan dalam berbagai bidang,seperti di bidang pendidikan mulai dikembangkan pula teknologi di dalamnya.
           Sekarang ini teknologi sudah berkembang di berbagai bidang,seperti halnya di bidang pendidikan. Pemerintah mulai mengembangkan teknologi ini dalam matapelajaran yaitu TIK (TeknologiInformasidanKomunikasi ). Samahalnya dengan pendidikan di bidang lain ada pula penggunaan teknologi seperti yang dilakukan oleh konselor ataupun guru BK yaitu dengan melakukan E-Konseling atau Cyber Counseling yaitu proses bantuan dari konselor kepada konseli secara tidak langsung atau dengan dunia maya dengan memanfaatkan teknologi dan jaringan yang ada serta mempermudah dalam kerjanya karena tidak memakan waktu yang banyak dan bisa pula dilakukan dimana saja asalkan ada teknologi dan jaringan.

B.     RUMUSAN MASALAH
1.  Apa yang dimaksud dengan E-Konseling  ?
2.  Apa urgensi teknologi informasi dalam e-konseling ?
3.  Apa pentingnya serta manfaat dari E-Konseling  ?

C. TUJUAN PENULISAN
1.  Untuk mengetahui tentang pengertian dari E-Konseling
2.  Untuk mengetahui manfaat dan peranan TI dalam E-Konseling
3.  Untuk mengetahui tentang Penggunaan dari E-Konseling


 BAB II
PEMBAHASAN


A.    PENGERTIAN E-KONSELING
                


          Kata cyber merupakan istilah lain dari internet.35 Istilah internet tentu tidak asing lagi di telinga kita, karena sejak kemunculannya pada tahun 1969 dan kemudian mengalami perkembangan yang sangat pesat sekitar tahun 1993/1994, kehadiran internet telah membawa perubahan yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dari sisi kebebasan untuk memperoleh dan menyebarkan informasi tanpa mengenal batas geografis. Saat ini ada tiga pendapat yang mengatakan bahwa internet adalah sebuah singkatan dari International Network, Internetworking, dan Interconnected Network. Namun beberapa ahli cenderung menyebutnya sebagai Interconnected Network karena fungsinya yang menghubungkan jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia.Melakukan konseling jarak jauh yang dibantu teknologi terus tumbuh dan berkembang.Cepatnya perkembangan dan luasnya penggunaan internet untuk memberikan informasi dan mendukung komunikasi telah menghasilkan penciptaan bentuk-bentuk baru konseling.
       Salah satu layanan bimbingan dan konseling dengan menggunakan teknologi computer khususnya internet adalah E-Konseling ( ElektronikKonseling ) atau sering juga disebut dengan cyber counseling,online therapy,email therapy,atau email counseling, yang merupakan salah  satu inovasi dari beberapa penggunaan teknologi dalam bimbingan dan konseling.
E-Konseling atau cyber counseling yaitu konseling yang berbentuk elektronik,secara online atau dengan menggunakan internet.  Menurut Jhon Bloom ( 2004 )  konseling online adalah praktik konseling professional dan pengiriman informasi yang terjadi ketika klien dan konselor yang berada pada lokasi yang terpisah, sehingga keduanya dapat mengatur dan memanfaatkan sarana elektronik untuk berkomunikasi melalui internet.
         Dalam jurnal yang ditulis oleh Efendi M. dan Naqiyah N ( 2013 ) memaparkan berbagai permasalahan yang muncul dalam konseling antara lain : siswa ada yang tidak nyaman untuk melakukan pelayanan secara face to face , keterbatasan ruangan media, serta keterbatasan waktu dari guru Bk juga. Dalam jurnal ini pun sudah menggambarkan bahwa konseling secara langsung atau konvesional agak sedikit ribet ketimbang dengan cyber counseling.


B.     URGENSI ATAU PENTING E-KONSELING

Urgensi Teknologi Informasi dalam Bimbingan dan Konseling
          Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan elemen penting dalam kehidupan, Peranan teknologi informasi pada aktivitas manusia pada saat ini memang begitu besar. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas bagi kegiatan berbagai sektor kehidupan, dan telah menyentuh layanan bimbingan dan konseling. Teknologi informasi dalam layanan bimbingan dan konseling masuk kepada dukungan system Bimbingan dan Konseling sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu (siswa), dilaksanakan melalui berbagai macam layanan..Layanan tersebut saat ini, pada saat jaman semakin berkembang, tidak hanya dapat dilakukan dengan tatap muka secara langsung, tapi juga bisa dengan memanfaatkan media atau teknologi informasi yang ada. Tujuannya adalah tetap memberikan bimbingan dan konseling dengan cara-cara yang lebih menarik,interaktif, dan tidak terbatas tempat,tetapi juga tetap memperhatikan azas-azas dalam bimbingan konseling.Dinamika kehidupan yang bergerak cepat,kebutuhan informasi saat itu juga,membuat urgensi teknologi dan informasi dalam layanan bimbingan dan konseling dibutuhkan karena dapat memudahkan hubungan komunikasi antara konselor dan kliennya,sehingga pelayanan bimbingan dan konseling tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu dan konseling dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.Dunia konseling harus bisa berkolaborasi dengan dunia teknologi dalam menghadapi dan mempertahankan keberadaan bimbingan dan konseling. Agar bisa bertahan dan diterima oleh masyarakat.maka bimbingan dan konseling harus dapat disajikan dalam bentuk yang efisien dan efektif.Salah satu penerapan teknologi informasi dalam BK diantaranya pada penyelenggaraan dukungan sistem. Dukungan sistem dapat berupa sarana-prasarana, sistem pendidikan, sistem pengajaran, visi-misi sekolah dan lain sebagainya. Berbicara sarana-prasarana, memasuki dunia globalisasi dengan pesatnya teknologi dan luasnya informasi menuntut dunia konseling untuk menyesuaikan dengan lingkungannya agar memenuhi kebutuhan masyarakat luas.Pada kenyataannya layanan bimbingan dan konseling sampai saat ini belum dapat dikatakan materi, sehingga waktu yang diberikan tidak cukup untuk menyampaikan materi bimbingan dan konseling ini. Dengan adanya ke urgent¬-an teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling, maka disini kita dapat menggunakan media teknologi informasi yang tersedia sebagai salah satu perangkat yang dapat digunakan untuk melakukan proses bimbingan dan konseling.
          

         Perkembangan Teknologi informasi sejatinya mempengaruhi perkembangan bimbingan dan konseling juga. Hal ini bersifat mutlak,karena apabila bimbingan dan konseling tidak bias mengikuti perkembangan teknologi informasi,maka pelayanan bimbingan dan konseling akan tertinggal dan tidak bias mengikuti perkembangan jaman. Sedangkan dalam hal ini,bimbingan dan konseling dituntut untuk bias mengimbangi dinamika kehidupan.Kedudukan teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling berada di dalam layanan dukungan system. Ini berarti bahwa teknologi informasi menjadi salah satu sarana untuk mendukung layanan bimbingtan dan konseling. Dengan teknologi informasi,seorang konselor dapat berkreasi dalam memberikan layanan.
         Dengan teknologi jaringan tersebut tidak hanya mata kuliah atau bidang studi saja yang bisa memanfaatkan teknologi tinggi ini, melainkan hampir sebagian besar proses belajar mengajar termasuk Bimbingan dan Konseling.Seperti kita ketahui bahwa saat ini BK belum dikatakan materi, sehingga tidak semua sekolah di Indonesia memberikan jam yang cukup untuk materi BK ini, karena berbagai alasan. Dengan demikian apakah dengan tidak tersedianya waktu yang cukup peran Guru BK akan berhasil? Siapapun pasti akan menjawab tidak. Dengan argumen apapun jika waktu yang tersedia tidak cukup atau tidak sesuai seperti yang diharapkan,maka jangan harap apa yang disampaikan bisa mengenai sasarannya.Oleh karena itu peranan teknolgi bisa menjawab kekurangan waktu tersebut.Urgensi teknologi informasi dalam bimbingan konseling menuntut konselor untuk dapat menguasai teknologi agar dapat memudahkan dalam pemberian pelayanan konseling kepada kliennya. Memanfaatkan TI bagi seorang guru sudah semakin urgen tampaknya, dan khusus bagi kita guru BK,banyak sekali kreasi yang dapat dibuat. Dalam aplikasinya teknologi dan informasi ini lebih diarahkan untuk membantu konseli dalam pemenuhan kebutuhan informasi terutama ketika seorang konseli ingin melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya. Kelebihan daripada ini, konseli lebih cepat mengakses semua informasi yang ada dan tidak harus melakukan proses konseling secara langsung.Pemanfaatan teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling memberikan dampak positif dan negative. Dampak positifnya adalah semakin mudahnya interaksi antara konselor dengan kliennya,yang tidak harus bertatap muka dalam pelaksanaan proses bimbingan dan konseling. Teknologi informasi juga memudahkan klien untuk mendapatkan informasi yang dia butuhkan pada saat itu juga.
           
Dalam proses bimbingan dan konseling masih banyak yang belum mengetahui pemanfaatan media teknologi informasi untuk menunjang layanan bimbingan dan konseling. Konselor sekolah tidak semuanya mengerti atau paham tentang pengguanaan internet. Padahal internet merupakan media yang sangat efektif dalam proses layanan bimbingan dan konseling. Untuk itu, perlu adanya suatu sosialisasi untuk meningkatkan kinerja konselor di sekolah dalam hal memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar nantinya bidang bimbingan dan konseling tidak lagi menjadi bidang layanan yang membosankan dan menjenuhkan. Tidak hanya konselor yang perlu diberikan sosialisasi. Para konseli yang dalam hal ini adalah siswa juga perku diberikan suatu sosialisasi agar kemajuan teknologi informasi tersebut bisa dimanfaatkan sesuai apa yang diharapkan. Dengan kata lain, teknologi informasi tersebut tidak disalahgunakan untuk hal yang negatif.Jika konselor dan konseli sudah paham akan manfaat dan pentingnya teknologi informasi dalam menunjang proses layanan bimbingan dan konseling, maka ke depannya bimbingan dan konseling akan menjadi suatu bidang pendidikan yang inovatif dan efisien berkat kemajuan teknologi informasi namun tetap tidak menghilangkan esensi dari layanan bimbingan dan konseling itu sendiri.



BAB III
PENUTUP


A.    Kesimpulan
           E konseling merupakan suatu bentuk bimbingan dan komunikasi dalam bentuk yang modern den gan pemasangan yang inovatif dan kreatif sehingga kita bisa melaksanakan proses layanan dengan lebih mudah dan praktis.tidak perlu dilakukan secara face to face namun cukup dengan memanfaatkan kecanggihan internet saja dan dengan semakin berkembangnya jaman makanya bisa kita manfaatkan URGENSI ELEKTRONIK DALAM BK DAN MANFAAT ELEKTRONIK DALAM BK

         Dalam membuat artikel ini,admin mengalami beberapa hambatan karena terbatasnya sumber-sumber yang bisa dijadikan sebagai rujukan. Kritik dan Saran yang membangun sangat dibutuhkan guna perbaikan artikel ini dan semoga artikel ini bermanfaat bagi semuanya.....Aminnn...!!!

TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA...
SEMOGA BERMANFAAT...











Komentar